KAB. SUBANG, CerminDemokrasi.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan proses belajar mengajar, tetapi juga membutuhkan penjaminan mutu yang menyeluruh, tata kelola sekolah yang baik, serta tenaga pendidik yang berkualitas. Pesan itu disampaikan saat melepas peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul.

Abdusy Syakur Amin menilai pendidik dan tenaga kependidikan memegang peran penting dalam menentukan kualitas pendidikan di Kabupaten Garut. Karena itu, persiapan calon kepala sekolah menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kepemimpinan dan mendorong perbaikan mutu pendidikan di setiap satuan pendidikan.

Ia menekankan, penjaminan mutu pendidikan mencakup delapan aspek yang harus ditangani secara menyeluruh. Menurutnya, peningkatan kualitas sekolah tidak bisa dilakukan secara parsial karena berbagai unsur di dalam penyelenggaraan pendidikan saling berkaitan.

“Apa yang saya bayangkan bahwa kita harus mendorong pendidikan itu bagus dan banyak faktor yang membuat pendidikan kita bisa menjadi bagus. Yang pertama tentunya adalah penjaminan mutu, ada delapan aspek harus kita garap semuanya,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin melepas peserta Diklat BCKS Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
( Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin melepas peserta Diklat BCKS Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut )

Selain penjaminan mutu, Bupati Garut menyoroti tata kelola sekolah sebagai salah satu persoalan yang perlu dibenahi. Calon kepala sekolah, menurutnya, harus memahami indikator mutu pendidikan dan mampu menerjemahkannya ke dalam langkah perbaikan yang konkret, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif.

“Bapak ibu pasti tau apa itu sistem penjaminan mutu, apa yang menjadi indikator mutu dari sekolah. Dan kita harus melakukan perbaikan itu. Saya tau ya salah satu adalah masalah tata kelola. Siapa? Ya bapak ibu semua,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tidak kalah penting dalam menentukan keberhasilan sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah diharapkan mampu mendukung kinerja para guru, memperbaiki pengelolaan satuan pendidikan, serta memastikan upaya peningkatan mutu berjalan secara konsisten.

Melalui Diklat BCKS Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Garut berharap dapat menyiapkan calon kepala sekolah yang adaptif, profesional, dan mampu membawa perubahan positif. Tantangannya adalah memastikan pelatihan tersebut berujung pada kepemimpinan sekolah yang efektif, tata kelola yang lebih baik, dan peningkatan mutu pendidikan yang dapat dirasakan oleh peserta didik.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz