JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Wiwin Suryadinata, ibu dari korban pemerkosaan Mei 1998 Ita Martadinata, kembali muncul ke publik setelah hampir 30 tahun.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan duka dan kemarahan atas tragedi yang menimpa anaknya serta mempertanyakan empati pihak-pihak yang meragukan peristiwa tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan aktif mengawasi pemerintah agar kekerasan serupa tidak terulang.
Pernyataan ini kembali mengingatkan publik pada pentingnya penuntasan kasus pelanggaran HAM masa lalu serta keadilan bagi para korban.






