JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Sebuah video yang membahas hak masyarakat untuk mengkritik pemerintah viral di media sosial. Dalam video itu, seorang akademisi menjadi pembicara, menegaskan bahwa Presiden bukan Raja, sehingga kritik dan berpendapat merupakan bagian dari hak warga negara.

Ia juga menekankan pentingnya menyampaikan kritik dengan argumen dan bukti yang jelas. Menurutnya, pihak yang menerima kritik seharusnya menjawab lewat dialog, bukan memakai intimidasi, kekerasan, atau jalur hukum untuk membungkam pendapat rakyat.

Pernyataan tersebut memicu banyak tanggapan dari warganet. Sebagian menilai kritik merupakan bagian penting dalam demokrasi, sementara lainnya mengingatkan agar kebebasan berpendapat tetap berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz