JAWA TIMUR, CerminDemokrasi.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 memunculkan kritik dari Serikat Pekerja Kampus terhadap kondisi pendidikan tinggi di Indonesia. Mereka menilai pemerintah belum memberi perlindungan dan kesejahteraan yang layak bagi dosen serta pekerja kampus.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Organisasi tersebut menyoroti rendahnya gaji dosen, sulitnya akses tunjangan profesi, dan ancaman PHK di kampus. Mereka juga mengkritik kebijakan pendidikan yang terlalu birokratis dan tidak berpihak pada tenaga pendidik.
Serikat Pekerja Kampus turut mendesak pemerintah dan DPR segera mereformasi aturan ketenagakerjaan. Pernyataan itu langsung memicu perdebatan di media sosial soal kesejahteraan dosen dan masa depan pendidikan tinggi.