JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Komentar terkait anggaran Badan Gizi Nasional atau BGN kembali muncul di media sosial. Dalam video yang beredar, seorang pembicara mempertanyakan sejumlah pengadaan yang dinilai memiliki anggaran tidak wajar, mulai dari motor listrik, kaus kaki, hingga layanan Zoom.

Ia juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia menelusuri dugaan kejanggalan dalam pengadaan tersebut. Menurutnya, publik dapat melihat adanya ketidaksesuaian hanya dengan logika sederhana tanpa perlu analisis rumit.

Pernyataan itu menambah sorotan publik terhadap transparansi dan penggunaan anggaran dalam sejumlah program pemerintah.