KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Pemerintah tengah menyiapkan bahan bakar minyak jenis baru dengan campuran etanol 10 persen atau E10. Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sebagai bagian dari langkah menuju diversifikasi energi serta pengurangan emisi dari sektor transportasi.
Namun, rencana tersebut memunculkan kekhawatiran dari pemilik kendaraan lama, terutama motor yang masih menggunakan sistem karburator. Sejumlah warga menilai belum ada penjelasan mengenai apakah E10 aman untuk mesin yang tidak didesain untuk campuran etanol.
Dalam sebuah video yang beredar, seorang warga dari Yogyakarta menyampaikan keresahannya. Ia mengatakan banyak masyarakat yang masih menggunakan motor karburator karena alasan ekonomi.
“Kalau E10 nggak cocok, apa motor kami nanti jadi cepat rusak? Masa harus ganti motor baru, sedangkan biaya hidup saja sudah berat,” ujarnya.
Hingga kini, pemerintah belum memberikan penjelasan teknis rinci maupun solusi bagi pengguna kendaraan model lama.
Masyarakat berharap sosialisasi yang lebih jelas sebelum E10 diterapkan secara luas.
#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas






