KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – KH. Mahrusillah dari Tebu Ireng menegaskan bahwa Rizieq Shihab bukan keturunan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Menurutnya, pernyataan ini bukan bentuk provokasi, melainkan upaya meluruskan silsilah.
Ia menolak anggapan bahwa klarifikasi tersebut memecah belah umat. Sebaliknya, ia menyebut langkah itu sebagai kewajiban seorang kiai untuk memberi pencerahan.
“Dengan kajian nasab, orang yang tidak tahu menjadi tahu,” ujarnya.
KH. Mahrusillah juga menanggapi narasi yang menyebut bahwa KH. Imaduddin Utsman Al-bantani melakukan “pembegalan nasab”. Ia menyatakan tuduhan itu salah dan siap membuka forum tabayun terbuka di pesantrennya.
Bahkan, ia menegaskan kesediaannya menanggung biaya acara forum tabayun terbuka tersebut dan biaya tes DNA klan ba’alawi, demi umat.






