KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Menjelang akhir semester kedua 2025, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi baru sekitar 7,1 persen. Sedangkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menargetkan PAD akan tembus 90 persen sampai akhir Desember penghujung tahun ini.
“Sah – sah saja Bapenda melalui Kabannya (Kepala Badan) itu punya Proyeksi, punya optimisme yang tinggi, tapi kan tetap harus realistis. Sekarang ini November sudah minggu ketiga, sebentar lagi akhir tahun,” kata Alit Jamaludin, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Rabu (19/11/2025).
Dirinya pesimis target tercapai, pasalnya, Bapenda sendiri menurut Alit, mengemukakan alasan bahwa situasi ekonomi secara makro masih terkendala dan daya beli masyarakat menurun. Sehingga, hal ini turut mempengaruhi penghasilan dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).
“Kita soroti, misalkan satu sektor di PBJT, pajak restoran, pajak hotel sekarang masih minim dengan alasan daya beli menurun,” ujarnya.
Politisi PKB ini menekankan, pergantian pejabat Bapenda dalam rotasi mutasi oleh pemerintah kota (Pemkot) Bekasi beberapa waktu lalu seharusnya bisa mendongkrak kinerja dalam peningkatan perolehan pajak daerah, hingga mencapai hasil yang maksimal.
“Artinya, harus lebih baik dari pejabat- pejabat sebelumnya di Bapenda. Yang jelas harus lebih baik, kemudian harus inovatif, harus ada akselerasi terobosan- terobosan baru, bukan sekedar meneruskan, tetapi harus menggali potensi pendapatan yang baru,” tegasnya.
Ia mencontohkan, misalnya mengembangkan sektor PBJT dengan mengupdate dan melakukan pendataan ulang terhadap para wajib pajak baru yang ada dilapangan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
“Mereka kan punya UPTD di masing – masing Kecamatan, itu dioptimalkan agar setiap hari bisa melakukan penyisiran. Karena yang sudah – sudah, mereka hanya sampaikan restoran banyak yang tutup, tapi fakta dilapangan banyak juga yang buka. Mereka kan juga potensi wajib membayar pajak,” ujarnya.
Ia menegaskan, DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap kerja – kerja Bapenda untuk menghasilkan PAD yang maksimal bagi Kota Bekasi, sesuai target yang ditetapkan.
“Kemarin satu bulan ke belakang dia sampaikan, optimis target 90 persen. Kita buktikan, kalau toh memang PAD sampai 90 persen, berarti memang riil dia mampu bekerja,” tandasnya.
(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi/CDcom)
#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas







