KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Jemaat HKBP Filadelfia Bekasi terpaksa memindahkan ibadah ke kolong jembatan tol setelah terusir dari berbagai lokasi. Mereka sebelumnya diusir dari perumahan Elok dan lahan gereja yang sudah mereka beli sendiri.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Setiap kali beribadah, jemaat kerap mendapat gangguan, mulai dari pengeras suara kasidahan yang dinyalakan keras hingga teriakan bernada diskriminatif. Hingga kini, pemerintah belum mengeluarkan izin pembangunan gereja.
Perwakilan jemaat meminta Gubernur membantu memperjuangkan hak beribadah mereka. “Mohon bantu, Pak Dedi. Tuhan memberkati,” ujar salah satu jemaat.






