KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Sebuah video viral terkait bencana banjir bandang dan longsor Sumatera kembali memanas di media sosial. Seorang konten kreator menantang pemerintah pusat yang sampai sekarang belum juga menetapkan bencana Sumatera sebagai Darurat Bencana Nasional.
Ia menilai keputusan itu bukan sekadar urusan administrasi. Menurutnya, pemerintah pusat justru mencoba menutup kerusakan alam yang sudah berlangsung lama di Sumatera.
Dalam video viralnya, ia menyebut maraknya pemberian izin pelepasan hutan sebagai akar masalah. Ia juga menyinggung nama pejabat yang ia anggap harus bertanggung jawab atas kerusakan itu. Ia lalu menyindir pejabat yang menurutnya hanya muncul saat bagi-bagi sembako, tetapi sedang melakukan menghilang hutan Sumatera saat warga belum menyadari.
“Kayu gelondongan itu buktinya. Alam Sumatera sudah rusak parah,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa banyak warga tak bisa menunjukkan kondisi sebenarnya. Jaringan terputus. Listrik padam. Jalan lumpuh total.
Video viral ini memicu gelombang kritik pedas terhadap pemerintah pusat. Publik menuntut transparansi, tindakan nyata tangkap serta cabut izin pelaku perusakan lingkungan hidup, dan keberanian pemerintah pusat untuk mengakui lalai yang berdampak kerusakan lingkungan hidup di Sumatera.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link saluran WhatsApp dibawah ini 👇:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v






