JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Sebanyak 1.720 SPPG dalam program makan bergizi gratis (MBG) dilaporkan ditutup sementara atau tak beroperasi akibat berbagai permasalahan operasional, diantaranya mengakibatkan keracunan makanan.

Meski tidak memasak maupun mendistribusikan makanan, unit tersebut disebut tetap menerima insentif hingga Rp6 juta per hari dari Badan Gizi Negara (BGN).

Kondisi ini memunculkan sorotan terkait tata kelola program MBG, mengingat skema pembiayaan seharusnya berbasis pada jumlah makanan yang diproduksi dan disalurkan.

Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan moral hazard, karena pembayaran tetap berjalan meski layanan tidak diberikan atau yang bermasalah tidak melakukan perbaikan tetap dibayarkan.

Isu ini kembali menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik, agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz