JAKARTA, CerminDemokrasi.comKader PDI Perjuangan, Novita Gulo, menyoroti kinerja PT Agrinas Palma Nusantara dalam mengelola lahan sawit sitaan negara. Ia mempertanyakan capaian laba perusahaan yang dinilai tidak sebanding dengan luas lahan yang dikelola.

Novita menyebut PT Agrinas Palma Nusantara menguasai sekitar 4,11 juta hektare lahan. Namun, perusahaan hanya membukukan laba bersih sekitar Rp2,7 miliar sepanjang 2025. Menurut perhitungannya, angka tersebut setara sekitar Rp675 per hektare per tahun.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari total lahan tersebut, sekitar 729.677 hektare telah ditanami sawit. Sementara itu, sekitar 3,4 juta hektare masih berupa lahan non-sawit atau belum menyelesaikan proses verifikasi.

Novita menilai penjelasan manajemen mengenai masa transisi perusahaan belum menjawab berbagai pertanyaan publik. Ia membandingkan capaian tersebut dengan klaim laba sekitar Rp1,6 triliun yang pernah disampaikan manajemen sebelumnya saat mengelola sekitar 1,7 juta hektare lahan.

Menurut Novita, publik berhak meminta penjelasan mengenai pengelolaan aset negara tersebut, terutama ketika perusahaan juga merencanakan ekspansi ke sektor sawit, kedelai, jagung, singkong, dan pembangunan pabrik biodiesel. Ia menegaskan kritik tersebut bertujuan mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz