JAKARTA, CerminDemokrasi.com Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menanggapi beredarnya isu pergantian kabinet atau reshuffle setelah 17 Agustus. Dia mengaku belum mendengar kabar tersebut.

“Nggak dengar. Pertama saya tidak mendengar,” kata Nusron Wahid saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Nusron Wahid menyatakan bahwa soal reshuffle, itu merupakan hak prerogatif Presiden. Sehingga, ia tak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.

“Kita sebagai pembantunya Bapak Presiden tidak elok kalau bicara masalah itu. Tidak pantas, tidak elok, nggak sopan kalau bicara masalah begituan,” ujarnya.

“Karena tugas pembantu Bapak Presiden itu ya hanya bekerja dan bekerja. Itu adalah kewenangan dan prerogatif Bapak Presiden. Tulis ya, tidak elok dan tidak sopan menteri ngomong reshuffle,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menanggapi terkait isu bakal adanya perombakan kabinet atau reshuffle di bulan Agustus. Ia mengatakan, jika reshuffle dilakukan, pengisian jabatan wakil menteri yang kosong akan menjadi prioritas.

Diketahui, untuk jabatan wakil menteri yang kosong, yakni Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Wamen Pertanian. Namun ia belum mengungkap kapan pengisian Wamen itu akan dilakukan.

“Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imipas. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle,” pungkasnya.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz