KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Sebuah video beredar di media sosial menyinggung keberadaan makam Ba‘alawi di sekitar makam Sunan Bonang. Dalam video itu, KH Imaduddin Utsman al-Bantani mempertanyakan keaslian makam tersebut dan menyebutnya sebagai makam palsu.

Ia menilai tidak masuk akal jika ada makam Ba‘alawi di area Sunan Bonang. Menurutnya, Sunan Bonang hidup pada abad ke-15, sementara Ba‘alawi baru datang ke Nusantara pada abad ke-18 hingga 19.

KH Imaduddin Utsman al-Bantani juga menegaskan bahwa jika benar makam itu berasal dari masa Sunan Bonang, seharusnya orang-orang yang dimakamkan di sekitarnya berasal dari periode yang sama. Karena itu, ia meragukan klaim yang menyebut adanya makam Ba‘alawi di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Persatuan dan Perjuangan Wali Songo Indonesia di Surabaya telah melaporkan persoalan ini ke Dinas Cagar Budaya.

Ia menekankan pentingnya menempuh jalur resmi dan tetap menjunjung akhlak Jawa dalam menyikapi masalah tersebut.