KOTA BEKASI,CerminDemokrasi.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi melaporkan, dari deteksi dini yang dilakukan, ditemukan 322 kasus baru penderita HIV AIDS. Jumlah ini menjadikan Kota Bekasi sebagai nomor 6 (enam) dibandingkan wilayah lain di Jawa Barat.
“Kita memang melakukan deteksi dini, uji terhadap orang – orang yang ada disekitar kita yang menderita HIV. Jadi biar kita bisa menemukan kasus secepat mungkin, maka kita melakukan uji,” kata Kadinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, Senin (15/09/2025).
Dari uji kesehatan yang dilakukan Dinkes, Kota Bekasi mendapatkan predikat terbesar kedua di Jawa Barat. Namun, untuk kasus baru HIV AIDS yang ditemukan, Kota Bekasi berada di urutan ke enam.
“Tapi bila dibandingkan jumlah penduduk (Kota Bekasi), persentase kita masih kecil, masih terkontrol,” ujarnya.
Sekarang ini, lanjutnya, Dinkes aktif melakukan pencegahan melalui Puskesmas diwilayah dengan cara sosialisasi serta mengingatkan penderita agar rutin meminum obat dan tidak menularkan kepada orang lain. Sebab, saat ini Kota Bekasi belum memiliki Rumah sakit yang khusus menangani penderita HIV AIDS.
“Orang – orang yang menderita HIV kan sudah tercatat di Dinas Kesehatan, itu kita kirimkan ke Puskesmas. Puskesmas yang akan memantau, rajin minum obat apa enggak? Sama kayak kasus TBC,” pungkasnya.
#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas.







