KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturahman, mengkritik kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) dalam mempersipkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai tertinggal dengan daerah lain. Mengingat, proses pra pendaftaran SPMB 2026 /2027 di Kota Bekasi akan segera dilaksanakan pada pertengahan Mei hingga Juni mendatang.
“Karena SPMB ini tinggal besok, website belum siap. Saya bandingkan dengan Kota lain, Kota Tangerang misalkan yang saya chek, dasboardnya itu sudah ter update persiapan yang sekarang. Sementara, dasboard website kita masih tampilan di tahun kemarin. Ini saya kritisi betul,” kata Wildan usai rapat dengan Disdik Kota Bekasi, di kantor DPRD, Senin (04/5/2026).
Terkait hal itu, ia menegaskan telah meminta Disdik Kota Bekasi untuk segera mengubah tampilan website menjadi tampilan dasboard SPMB terbaru dalam waktu 1 sampai 2 hari kedepan.
Pihaknya juga meminta Disdik Kota Bekasi agar melibatkan perangkat pemerintah di wilayah dalam melakukan sosialisasi SPMB untuk memastikan informasi tersebut benar – benar bisa maksimal sampai ke masyarakat.
“Kita minta sosialisasi ini bukan hanya urusan Disdik tapi melibatkan perangkat pemerintahan kewilayahan, Camat, Lurah, bahkan RT,RW untuk bisa memaksimalkan sosialisasi agar tidak ada cerita orangtua siswa yang nggak dapat informasi soal SPMB tahun ini,” ujarnya.
Hal itu menurut Wildan, untuk mencegah permasalahan yang kerap timbul karena minimnya pengetahuan orangtua terhadap proses online ditengah pelaksanaan SPMB.
“Sehingga kita minta mitigasi betul, Disdik menyiapkan langkah – langkah untuk catatan tersebut. Termasuk kita juga mengingatkan Disdik untuk mensiagakan operator – operator sekolah terutama ditingkat SMP, agar orangtua yang ingin mendaftar online, ketika dia ada keterbatasan itu bisa dibantu,” jelasnya.
Untuk mencegah timbulnya potensi kecurangan, Wildan menekankan kepada Disdik Kota Bekasi agar selalu menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses pelaksanaan SPMB untuk menjaga kepercayaan publik.
Menanggapinya, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bekasi, Chondro Wibhowo Mahartoyo mengatakan, Disdik terus melakukan evaluasi dari tahun – tahun sebelumnya untuk mencari solusi yang terbaik agar persoalan tersebut tidak terulang.
“Kita menempatkan posko – posko pelayanan dan pengaduan juga di kecamatan, bahkan di sekolah – sekolah, untuk membantu masyarakat yang memang kesulitan mendaftar secara online,” pungkasnya.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz







