JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangan mengenai kecerdasan yang tidak selalu berasal dari pendidikan formal. Pernyataan tersebut kemudian mendapat sorotan karena pendidikan tetap memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi anak.
Kecerdasan memang tidak hanya ditentukan oleh sekolah atau perguruan tinggi. Seseorang dapat memiliki kemampuan dan potensi sejak lahir tanpa harus berasal dari institusi pendidikan ternama.
Namun, pendidikan tetap menjadi salah satu sarana utama untuk mengembangkan potensi tersebut. Sekolah dapat membantu anak memperoleh pengetahuan, melatih kemampuan berpikir, serta membangun rasa ingin tahu.
Peran sekolah juga dinilai semakin penting bagi anak dari keluarga kurang mampu. Tidak semua anak memiliki akses terhadap buku, internet, kursus, maupun lingkungan belajar yang memadai di rumah.
Karena itu, sekolah dapat menjadi ruang bagi setiap anak untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuan mereka.
Pendidikan juga tidak seharusnya hanya dipandang sebagai tempat untuk menciptakan orang pintar. Sekolah memiliki peran untuk membantu anak mengembangkan potensi yang sudah mereka miliki.
Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Negara memiliki tanggung jawab memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang layak untuk berkembang.
Karena itu, persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kecerdasan yang berasal dari sekolah. Pemerintah juga perlu memastikan kualitas sekolah, kesejahteraan guru, fasilitas pendidikan, serta akses belajar yang merata bagi seluruh anak.
Pendidikan pada akhirnya menjadi salah satu instrumen penting agar setiap anak, baik dari keluarga mampu maupun kurang mampu, memiliki kesempatan untuk mengembangkan kecerdasannya.






