KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, Dariyanto, S.Kom menggelar Kegiatan Reses Masa Persidangan III di RW 012, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pengurus RT 01 hingga RT 07 di lingkungan RW 012, serta perwakilan dari RW 022.
Dariyanto mengungkapkan, beberapa keluhan utama yang disampaikan warga berfokus pada infrastruktur lingkungan dan pemenuhan sarana pendidikan. Salah satunya datang dari warga RT 007 yang mendesak perbaikan jalan lingkungan yang kondisinya rusak parah.
“Warga di RT 007 berharap jalannya bisa segera diperbaiki, karena memang hanya di lingkungan tersebut yang jalannya masih sangat rusak,” ujar Dariyanto usai kegiatan, Sabtu, (10/101/2026).
Selain jalan lingkungan, aspirasi juga datang dari Kepala Sekolah SDN Aren Jaya 15 yang mengeluhkan kondisi sarana dan prasarana sekolah.
“Pihak sekolah menitipkan aspirasi perihal perbaikan lapangan dan tangga sekolah yang mulai retak. Ini cukup mengkhawatirkan bagi keselamatan siswa. Saya minta dibuatkan proposal atau berita acara agar bisa segera dikawal ke dinas terkait,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, kader posyandu dan ibu-ibu setempat turut menyampaikan aspirasi terkait operasional kegiatan kesehatan balita dan lansia yang belum terakomodasi sepenuhnya oleh dana RW. Dariyanto menyatakan siap membantu secara pribadi untuk mendukung kegiatan tersebut.
Menanggapi wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang tidak mengalokasikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD untuk tahun anggaran 2027, Dariyanto menegaskan bahwa dirinya akan mengubah pola komunikasi dengan jajaran dinas teknis.
“Dengan ketiadaan aspirasi dewan pada 2027, pola kita berubah. Kami akan aktif berkomunikasi langsung dengan dinas terkait, seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) untuk perbaikan jalan, serta Dinas Pendidikan untuk perbaikan sarana sekolah,” jelasnya.
Terkait kebijakan anggaran untuk tahun 2027, Dariyanto membeberkan bahwa Pemkot Bekasi tengah memfokuskan penyerapan anggaran pada program-program skala prioritas. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh kondisi efisiensi dan defisit anggaran daerah.
Menurutnya, Pemkot Bekasi saat ini tengah memprioritaskan anggaran untuk penanganan banjir, perbaikan puskesmas, fasilitas layanan kesehatan, rehabilitasi sekolah rusak, serta pelebaran dan perbaikan saluran di jalan-jalan utama.
“Kami di DPRD menyepakati langkah ini karena masalah banjir, kesehatan, dan perbaikan sekolah memang membutuhkan perhatian khusus. Harapan kita, program prioritas ini bisa terselesaikan di tahun 2027,” pungkasnya.
Ia pun berencana akan tetap berkomunikasi dengan Wali Kota Bekasi agar usulan masyarakat yang mendesa, seperti perbaikan jalan di RT 007 Aren Jaya tetap mendapat perhatian dan tidak teresampingkan, serta diharapkan bisa terealisasi penuh kembali pada tahun 2028.






