KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Rhoma Irama menyoroti fenomena klaim keturunan Nabi dan klaim terhadap tokoh-tokoh sejarah dan publik di Indonesia, termasuk dirinya yang dinyatakan berasal dari klan tertentu, yang menurutnya dapat mempengaruhi pemahaman masyarakat tentang asal-usul dan perjalanan sejarah bangsa.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Ia mengingatkan agar masyarakat lebih kritis dalam menerima informasi, demi menjaga akurasi sejarah serta warisan budaya yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.




