JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Pernyataan Seskab Teddy Indra Wijaya mengenai harga Pertamax memicu perdebatan di media sosial.
Dalam pemaparannya, Teddy membandingkan harga BBM Indonesia dengan Thailand, Filipina, dan Singapura. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan tidak masuknya Malaysia dalam perbandingan tersebut.
Mereka menilai Malaysia lebih relevan karena sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara dan memiliki sektor energi yang kuat. Kritik itu kemudian ramai beredar melalui berbagai unggahan di media sosial.
Perdebatan juga mencuat terkait perbedaan kebijakan subsidi, jenis BBM, serta metode yang digunakan dalam membandingkan harga antarnegara.






