SULAWESI, CerminDemokrasi.com – Kondisi akses pendidikan di daerah terpencil kembali menjadi perhatian setelah sebuah unggahan memperlihatkan perjuangan guru dan siswa menuju sekolah. Dalam video tersebut, mereka harus melewati jalan yang terjal dan licin demi mencapai lokasi belajar.
Guru yang merekam perjalanan itu menjelaskan bahwa jalur yang biasa dilalui tidak dapat digunakan karena terdapat sarang lebah. Akibatnya, guru dan para siswa memilih jalur alternatif yang lebih dekat. Namun, jalur tersebut memiliki tanjakan yang cukup curam sehingga membutuhkan kehati-hatian saat melintas.
Di tengah perjalanan, seorang siswa mengaku tanjakan itu tidak terlalu tinggi. Sang guru kemudian menduga anak tersebut menganggap medan itu biasa karena telah terbiasa melintasinya setiap hari.
Melalui unggahan tersebut, guru juga menyoroti kondisi infrastruktur di daerah terpencil. Ia menyampaikan bahwa akses jalan menuju sekolah menjadi kebutuhan yang lebih mendesak bagi masyarakat setempat dibandingkan program lain. Menurutnya, jalan yang layak akan mempermudah aktivitas belajar sekaligus meningkatkan keselamatan guru dan peserta didik.
Unggahan itu kemudian memunculkan beragam tanggapan di media sosial. Banyak warganet menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang tetap bersemangat menempuh perjalanan sulit demi mendapatkan pendidikan. Sebagian lainnya berharap pemerintah memberi perhatian lebih besar terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah terpencil.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






