KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Komika Tretan Muslim mengkritik sikap intoleransi sebagian umat Islam terhadap ibadah umat Kristen. Dalam podcast The Samuel Christ Show yang tayang 5 Agustus 2025, ia menyoroti larangan pendirian gereja di Cilegon, Banten.
Muslim menceritakan pengalamannya saat mengetahui umat Kristen di Cilegon harus menempuh jarak hampir 18 kilometer ke Kota Serang untuk beribadah. “Jawaban mereka absurd, katanya karena di sini banyak Islam,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pembubaran retret di Sukabumi dan penolakan ibadah Kristen di Padang. Dengan nada satire, Muslim berkata, “Mohon maaf, ini Kristen tuh bukan Sound Horeg. Nyanyiannya juga slow.”
Menurutnya, ajaran Islam melarang mengganggu tetangga apalagi pemeluk agama lain. Ia bahkan mengingat kisah Nabi Muhammad yang memberi izin kaum Nasrani beribadah di Masjid Nabawi. “Ini di tanah sendiri kok dianggap meresahkan, saya nggak paham di mana letak resahnya,” katanya.
Muslim menyindir para tokoh agama mayoritas yang memilih diam. Ia yakin, jika mereka berani mengatakan “beri izin gereja, jangan ganggu ibadah mereka,” suasana akan lebih damai. “Kalau iman kalian terganggu, berarti iman kalian lemah. Tingkatkan iman, bukan larang ibadah orang,” tegasnya.






