KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Seorang santri Mbah Wahab menegaskan keberatan atas pernyataan Habib Luthfi bin Yahya yang menyebut pendiri Nahdlatul Ulama (NU) berasal dari kalangan Ba‘alawi.

Menurutnya, pernyataan tersebut keliru dan berpotensi menyesatkan pemahaman generasi NU serta masyarakat Indonesia.

Ia meminta Habib Luthfi segera mencabut ucapannya dan menghentikan penyampaian klaim tersebut di berbagai forum. Jika tidak, ia mengancam akan menempuh langkah hukum demi meluruskan sejarah NU.

Santri itu menekankan bahwa sejarah pendirian NU harus disampaikan sesuai fakta, terutama terkait peran KH. Wahab Chasbullah dan tokoh-tokoh lain.

“Ini menyangkut kebenaran sejarah yang tidak boleh dipelintir,” ujarnya.