KOTA BEKASI,CerminDemokrasi.com- Meriahkan HUT RI ke 81, Warga masyarakat RW05, Kampung Sawah, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi menggelar Pesta Rakyat bernuansa Tempo doloe. Tema ini sengaja diambil untuk mengenang kehidupan dan perjuangan para pahlawan di zaman dulu dalam memerdekakan Indonesia.
Ketua RW 05, Djojo Suparjo mengatakan, pesta rakyat ini akan berlangsung hingga malam dengan menghadirkan ornamen serta pernak – pernik khas zaman dulu untuk menumbuhkan rasa hangat dalam cerita lama.
“Artinya, bahkan sampai penyajian konsumsi pun tempo dulu, rebus – rebusan. Jadi di sini kita juga mengenakan busana jadul era 80 – an ke sana ya, jadi agak unik,”kata Djojo Suparjo saat ditemui, Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, event Pesta Rakyat ini baru pertama kalinya di gelar di wilayah tersebut. Bertepatan dengan HUT RI ke 81, tema tempo doloe sengaja dipilih untuk mengenang zaman perjuangan para pahlawan di masa lalu.
“Dari tahun ke tahun memang di sini tidak mengadakan acara seperti ini. Saya coba, semoga warga kita bisa mengenang kepada zaman-zaman dulu, zaman-zaman perjuangan seperti di masa lalu. Mungkin itu tujuan dan maksudnya kami mengadakan pesta rakyat ini,”terangnya.
Suparjo menuturkan, diperlukan waktu yang cukup lama bagi panitia untuk mempersiapkan acara ini. Mengingat karakteristik acara yang bertemakan tempo doloe memerlukan properti berupa barang antik untuk melengkapi suasana.
“Persiapannya itu sebenarnya agak lama ya, karena kita mengadakan barang-barang yang unik-unik ini, agak susah didapat.Tapi ya dengan tim karang taruna yang ada di wilayah RW05 ini bisa bekerjasama di setiap divsinya dan kami mengarahkan, Alhamdulillah, semaksimal mungkin kami bisa mengadakan,”ungkapnya.
Sedikitnya, terdapat 20 jenis barang – barang dari jaman dulu yang dihadirkan pada kegiatan ini. Diantaranya sepeda ontel, TV hitam putih, radio, mesin jahit, lampu Petromaks, Jam dinding dan lain-lain.
“Mungkin ini produk-produk dulu ya, walaupun memang ada yang masih aktif, tapi ada yang sudah tidak aktif seperti petromak,”jelasnya.
Selain itu, untuk lebih memeriahkan acara dalam event tersebut juga akan digelar lomba peragaan berbusana zaman dulu yang diikuti oleh para pengurus serta dari perwakilan warga.
“Nanti saat acara berlangsung kita siapkan satu acara dari perwakilan warga untuk menunjukkan busananya di tempo dulu seperti (celana) Cutbray atau (busana) pahlawan. Busana-busana yang jadullah, dan kami pun dari pengurus juga akan tampil berjalan di depan warga,”ujarnya.
Lebihlanjut, Suparjo menjelaskan bahwa pesta rakyat dengan tema nuansa tempo dulu ini sengaja digelar untuk memperkenalkan kepada para generasi muda yang hidup di era digitalisasi modern ini tentang suasana zaman dulu.
“Di samping itu kita mengenang juga perjuangan-perjuangan para pahlawan zaman dulu itu kehidupannya seperti ini, dan nanti suasananya pun seperti kampung zaman dulu, semua listrik kita padamkan, yang nyala itu hanya petromak dan lampu lentera yang tempel di dinding,”pungkasnya.






