JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Pengelolaan pajak dan uang negara mendapat kritik dari Dr Media Wahyudi Askar. Ia menyoroti hubungan antara penerimaan negara dan manfaat yang kembali kepada masyarakat.
Dalam sebuah forum, Media Wahyudi Askar menggunakan analogi negara mengambil 100 dari masyarakat melalui pajak, lalu mengembalikan 10 dalam bentuk manfaat atau bantuan. Ia kemudian mempertanyakan penggunaan sisa penerimaan negara.
Ia juga menuding sebagian uang tersebut mengalir kepada kelompok yang dekat dengan penguasa. Namun, pernyataan mengenai pembagian uang kepada “kroni” tersebut merupakan kritik dan pandangan yang ia sampaikan dalam forum.
Menurut Media Wahyudi Askar, masyarakat tidak seharusnya hanya diminta berterima kasih ketika menerima bantuan pemerintah. Ia menilai masyarakat juga berhak mempertanyakan bagaimana negara mengelola penerimaan yang berasal dari pajak dan kontribusi mereka.
Kritik tersebut turut menyasar fungsi DPR RI. Media Wahyudi Askar menilai persoalan pengelolaan uang negara dan kebijakan yang berdampak pada masyarakat seharusnya menjadi bahan pembahasan di parlemen.
Ia mempertanyakan minimnya ruang diskusi mengenai persoalan tersebut di DPR RI. Menurutnya, wakil rakyat perlu menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan pengelolaan keuangan negara berlangsung secara terbuka dan berpihak pada kepentingan publik.
Perdebatan mengenai pajak dan penggunaan uang negara pada akhirnya berkaitan dengan transparansi serta akuntabilitas pemerintah. Masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai penerimaan negara dan bagaimana pemerintah mengalokasikannya.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






