KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Insiden Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi yang tertidur saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kota Bekasi terkait pembahasan penyertaan modal daerah senilai Rp90 miliar untuk tahun anggaran 2026, terus bergulir dan memicu gelombang kritik dan kekecewaan dari Masyarakat Kota Bekasi.

Perumda Tirta Patriot kembali menuai sorotan Masyarakat Kota Bekasi, sebelumnya pelayanan distribusi air bersih mati total hingga tiga hari berturut-turut dan setiap bulannya pasti pelayanan distribusi air bersih mati total selama dua hari, berlanjut kejadian organisasi masyarakat (DPC GRIB Jaya Kota Bekasi) melaporkan Perumda Tirta Patriot ke Kejari terkait kualitas air yang dinilai tidak layak disebut air bersih (Dugaan Penyimpangan Anggaran Air Baku), hingga berlanjut saat ini yakni insiden Dirut Perumda Tirta Patriot tertidur saat RDP dengan DPRD Kota Bekasi terkait pembahasan penyertaan modal daerah senilai Rp90 miliar untuk tahun anggaran 2026.

Serangkaian kejadian ini telah menciptakan gelombang kritikan dan kekecewaan dari Masyarakat Kota Bekasi yang semakin ekspresif, dituangkan di berbagai platform media online dan media sosial, seperti:
– Uji kompentensi apa yang dapat melahirkan seorang Dirut Perumda Tirta Patriot seperti ini ya ?
– Bagaimana respon dari Wali Kota Bekasi selaku pimpinannya ?
– Bagaimana respon dari DPRD Kota Bekasi selaku perwakilan rakyat mengawasi eksekutif beserta turunannya ?
– Bagaimana respon dari Dewan Pengawas Perumda Tirta Patriot itu sendiri ?
– Adakah peraturan yang meng-halal-kan seorang pejabat publik tidur disaat rapat-rapat resmi ?
– Adakah peraturan yang meng-haram-kan yang namanya Attitude, Etika, Integritas, Kinerja, Kredibilitas, Marwah, Tanggung Jawab Publik, Reputasi, Profesionalisme, Wibawa, Amanah Publik, Integritas Birokrasi, Pelecehan Forum Resmi ?
– Kenapa Dirut Perumda Tirta Patriot seperti ini masih dipertahankan ?
– Kenapa Kejari Kota Bekasi terkesan lambat memproses laporan DPC GRIB Jaya Kota Bekasi terkait dugaan penyimpangan anggaran air baku, padahal buktinya sudah cukup kuat ?
– Dan mau sampai kapan air bersih untuk Masyarakat Kota Bekasi dipercayakan dikelola oleh orang seperti Dirut Perumda Tirta Patriot saat ini ?

Insiden ini telah viral di semua platform media online dan media sosial, menuai berbagai komentar kritikan dan kekecewaan dari netizen dunia maya.

Bukankah kejadian ini telah membuat Citra Pemerintah Kota Bekasi menjadi buruk? selain Masyarakat Kota Bekasi sendiri selaku Stakeholder Kota Bekasi telah dibuat kecewa berkali-kali.

Pemerintah dan DPRD Kota Bekasi sepertinya sedang ditunggu-tunggu aksi dan reaksinya terkait hal ini oleh Masyarakat Kota Bekasi. Dan hal itu dirasa lebih baik dibandingkan menunggu aksi dan reaksi kekecewaan dari Masyarakat Kota Bekasi terlebih dahulu.

Speed dari aksi dan reaksi Pemerintah dan DPRD Kota Bekasi menjadi cerminan responsif dan kepekaan yang baik terhadap Rakyatnya.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link saluran WhatsApp dibawah ini 👇:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v