KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com- Kegiatan jaring aspirasi masyarakat (reses) ke II Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan di rangkai dengan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Soekarno Cup di Lapangan Mandiri Aren Jaya, Bekasi Timur. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto juga nampak hadir untuk meresmikan pembukaan turnamen yang akan digelar.

Sebanyak 22 aspirasi di sampaikan warga masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satunya aspirasi yang disampaikan 16, dari 32 RW di Kelurahan Aren Jaya yang menginginkan agar Lapangan Mandiri ditingkatkan menjadi fasilitas mini soccer sebagai sarana pembinaan generasi muda dalam bidang olahraga. Sekaligus, menjadi ruang aktivitas positif bagi warga masyarakat sekitar.

“Sesuai dengan kesepakatan kita tadi, ada 16 RW di Aren Jaya, mereka menginginkan bahwa Lapangan Mandiri ini diajukan dan dipermohonkan menjadi mini soccer nya untuk warga wilayah sekitar Aren Jaya ini,” kata Nuryadi Darmawan usai kegiatan, Sabtu (11/7/2026).

Menanggapinya, sosok yang akrab di sapa Bang Nung tersebut menyatakan untuk mencermati dasar – dasar dari proses perencanaan yang selanjutnya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dibutuhkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Ini insyaallah akan kita laksanakan segera mungkin, karena ini baru diusulkan, tentunya nanti sesuai dengan anggaran daerah kita,”ujarnya.

Selain usulan peningkatan Lapangan Mandiri, Bang Nung mengatakan juga menerima beberapa aspirasi terkait infrastruktur. Diantaranya, mengenai perbaikan jalan lingkungan, saluran, drainase, hingga persoalan penanganan sampah.

“Seperti yang kita ketahui, di Bekasi ini ada 1800 ton sampah yang menjadi persoalan, dan Insyaallah ke depan ada 1500 yang akan kita kelola di jadikan energi listrik (PSEL), sisanya adalah 300 ton, yang ini akan kita kembalikan ke RW, RW yang memiliki bank sampah tentunya akan dikelola dengan pembinaan pemerintah kota Bekasi,”terang Nuryadi.

Ia menambahkan, setiap aspirasi yang disampaikan warga akan dikawal agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas pembangunan di Kota Bekasi. Menurutnya, kegiatan reses menjadi sarana penting untuk memastikan program pembangunan di Kota Bekasi dapat merata sesuai yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini kondisi rasional yang ada, saya sebagai pimpinan DPRD dari fraksi PDI Perjuangan dan tentunya Pak Walikota, kita sebagai legislatif dan eksekutif tentunya akan menjadikan hal – hal ini sebgai masukan prioritas buat kita, bagaimana ini menjadi efisiensi anggaran tapi kita bisa melaksanakan,”pungkasnya.