KABUPATEN BEKASI,CerminDemokrasi.com – Tokoh masyarakat Bekasi mengajak warga masyarakat menjadi pemilih cerdas saat memilih calon kepala desa. Langkah ini penting agar kedepan, desa mendapatkan pemimpin yang jujur, amanah, demi kemajuan bersama.

Imbauan ini disampaikan H.K. Damin Sada yang juga di kenal sebagai tokoh asli dan Jawara Bekasi menjelang akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 154 desa, Kabupaten Bekasi mulai 20 September 2026 mendatang.

Ketua JAJAKA ini mengungkapkan, sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) selama 2 periode di Kampung Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara. Ia menyatakan bahwa pemenangan jabatan tersebut murni tanpa menggunakan politik uang.

“Alhamdulillah 2 periode saya menjabat Kepala desa tanpa money politik dalam memenangkannya, dan saya berharap kepada warga masyarakat khususnya warga Bekasi untuk tidak melihat berapa banyak dia punya modal, atau punya uang untuk memenangkan calon kepala desa,”kata HK Damin Sada, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, masyarakat harus bisa menjadi pemilih cerdas untuk tidak sekadar melihat janji atau tampilan dari calon, tetapi juga menelusuri rekam jejak yang dimiliki. Rekam jejak dinilai sebagai bukti nyata atas integritas, konsistensi, dan komitmen seorang calon Kepala Desa dalam menjalankan tanggung jawab kedepannya.

“Saya berharap kepada warga masyarakat khususnya warga Bekasi untuk tidak melihat berapa banyak dia punya modal, atau punya uang untuk memenangkan calon kepala desa. Tapi kita lihat jejak digital atau jejak kehidupannya selama ini,”ujarnya.

Dirinya juga menekankan, bahwa setiap pilihan yang diambil hari ini akan berdampak pada arah masa depan desa itu sendiri, sehingga perlu didasarkan pada pertimbangan yang matang terutama pada program – program yang dicanangkan para calon.

“Saya juga berharap, jangan hanya melihat karena banyak uangnya tapi juga melihat program kedepan yang harus dilaksanakan calon kepala desa untuk kebaikan masyarakat desa itu sendiri,”ucapnya.

Terakhir, Damin Sada juga berpesan bahwa Pilkades seharusnya tidak menjadi ajang permusuhan, melainkan pemersatu perbedaan. Ia juga mengingatkan kepada para calon kepala desa dan pendukungnya untuk menjaga situasi Kamtibmas selama proses berlangsung agar kondusif.