KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Arab Saudi kini tidak lagi mewajibkan perempuan mengenakan hijab atau bepergian dengan pendamping laki-laki (mahram). Perempuan Saudi juga sudah diizinkan menyetir, bekerja di berbagai sektor, hingga menjadi pengemudi layanan transportasi online.

Kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dalam sebuah wawancara, Mohammed bin Salman menegaskan bahwa ia tidak mengubah ajaran agama, melainkan menafsirkan ulang ajaran tersebut.

Menurutnya, masyarakat harus menyadari bahwa kehidupan beragama kerap dibentuk oleh tafsir. Perbedaan pandangan tidak boleh membuat seseorang mengklaim pihak lain pasti salah.