JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (DPP PDIP), Megawati Soekarnoputri kembali melantik sejumlah pengurus DPP PDIP masa bakti 2025-2030, Kamis (14/8/2025) siang.

Hasto Kristiyanto kembali ditunjuk jadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP. Pelantikan yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat ini dipimpin langsung oleh Megawati Soekarnoputri.

Hal itu disampaikan pengurus Forum Komunikasi Kerukunan 124 (FKK 124) Korban 27 Juli 1996, Raya Maringan Tampubolon seusai acara pelantikan pengurus DPP PDIP masa bakti 2025-2030 digelar.

“Ibu Megawati melantik sejumlah pengurus DPP PDIP yang telah diumumkan sebelumnya, namun berhalangan atau tidak hadir pada Kongres PDIP di Bali, pada 2 Agustus 2025 lalu,” kata Raya.

Diketahui, sejumlah nama yang masuk ke dalam daftar DPP PDI Perjuangan masa bakti 2025-2030 dan belum dilantik secara resmi diantaranya:
Puti Guntur Soekarno sebagai Ketua DPP Bidang Pendidikan dan Kebudayaan;
Darmadi Durianto sebagai Ketua DPP Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja;
Charles Honoris sebagai Ketua DPP Bidang Jaminan Sosial.
Andreas Eddy Susetyo sebagai Ketua DPP Bidang Koperasi dan UMKM;
Andreas Hugo Pareira sebagai Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi;
Dolfie O.F.P. sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal;
Abdullah Azwar Anas sebagai Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan;
Mercy Barends sebagai Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Untuk posisi Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ibu Megawati menunjuk kembali Mas Hasto Kristiyanto untuk periode 2025-2030,” ucapnya.

Sebelumnya pada Kongres VI PDIP pada 2 Agustus 2025 di Bali, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan sekaligus melantik jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan periode 2025–2030. Saat itu, Megawati mengatakan posisi Sekretaris Jenderal yang secara langsung dinyatakan akan tetap dijabat oleh dirinya sendiri.

Raya juga mengatakan terkait penunjukan kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen partai merupakan kewenangan penuh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Ibu Megawati selaku Ketua Umum DPP PDIP punya kewenangan penuh untuk menentukan hal tersebut,” pungkas Raya.