KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Didalam video diduga Dinas Kesehatan Banten menghabiskan anggaran makan dan minum sebesar Rp 1,8 miliar untuk RSUD Cilograng dan RSUD Labuan.

Padahal dua rumah sakit itu belum beroperasi hingga sekarang.

BPK menemukan item konsumsi yang segera kedaluwarsa pada Juni mendatang. Selain itu, terdapat dugaan mark up sebesar Rp 251 juta dalam pengadaan tersebut.

Nilai itu akhirnya dikembalikan ke kas daerah.

Saat wartawan menanyakan temuan ini, Kepala Dinkes Banten terlihat gugup dan menghindari penjelasan detail.

#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas