KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Sebuah video viral telah menegur Kepala BNPB, Suharyanto yang menilai meremehkan dampak banjir bandang dan longsor di pulau Sumatera yang memakan korban jiwa hingga kini mencapai 500 jiwa lebih dan proses perhitungan masih berjalan, ribuan orang kehilangan rumah dan harta benda, dan ratusan ribu orang kelaparan dipengungsian maupun masih didaerah yang masih terisolasi.
Dalam video viral itu, Warga Negara Indonesia (WNI) menegaskan bahwa kondisi di lapangan ternyata jauh lebih parah dari yang disebutkan Kepala BNPB, sambil menunjukkan rekaman jalan penuh lumpur, ribuan rumah luluh lantak dan banyak batang pohon berhamparan.
Ia juga mempertanyakan bagaimana ratusan ribu warga yang mengungsi, jika bencana ini dianggap “Cuma Heboh Di Medsos”. WNI tersebut menambahkan, bahwa beberapa wilayah bahkan tidak diliput media, sehingga banyak korban meminta bantuan melalui pesan pribadi.
Unggahan ini mengajak publik untuk ikut menyebarkan informasi agar perhatian terhadap bencana Sumatera semakin luas.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link saluran WhatsApp dibawah ini 👇:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v






