SUMATERA, CerminDemokrasi.com – Sindiran terkait pemadaman listrik massal di Pulau Sumatera viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pengguna media sosial menyinggung blackout yang terjadi di sejumlah wilayah. Ia juga menyentil harta kekayaan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, yang disebut mencapai Rp110 miliar.

Dalam video itu, ia membandingkan kondisi listrik rumah tangga yang kerap mengalami “jeglek”. Menurutnya, kondisi tersebut tidak pernah membuat saldo listrik bertambah. Ia kemudian menyinggung pemadaman listrik skala besar yang terjadi bersamaan dengan naiknya kekayaan petinggi PLN.

Sorotan itu muncul setelah laporan LHKPN terbaru menunjukkan harta kekayaan Darmawan naik dari Rp104 miliar pada 2024 menjadi Rp110 miliar pada 2025. Warganet pun ramai mengaitkan kenaikan tersebut dengan insiden blackout di Sumatera sejak 22 Mei 2026.

Sebelumnya, Darmawan menjelaskan pemadaman massal terjadi akibat gangguan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya pasokan listrik di sejumlah daerah.