SULAWESI, CerminDemokrasi.com – Polemik dugaan diskriminasi dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mencuat di Sulawesi Selatan. Nama Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik usai disebut gagal mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional.

Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul unggahan yang menyebut Cathlyn diduga menjadi korban diskriminasi dalam proses seleksi. Dalam video yang beredar, siswi SMA Swasta Cerdas Bangsa itu memperkenalkan diri sebagai utusan Kota Makassar dan membuka sapaan dengan bahasa Mandarin.

Cathlyn sebelumnya disebut masuk tiga besar hasil seleksi tingkat provinsi. Namun, namanya dikabarkan tidak lagi masuk daftar perwakilan Sulawesi Selatan ke tingkat nasional. Dugaan itu kemudian memicu berbagai reaksi publik, termasuk dari akun DPPI Kota Makassar yang menyoroti isu diskriminasi terhadap peserta berlatar etnis Tionghoa.

Meski gagal berangkat ke tingkat nasional, Cathlyn disebut tetap bertugas sebagai anggota Paskibraka tingkat provinsi Sulawesi Selatan.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz