JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Sebuah seruan yang ditujukan kepada prajurit TNI beredar di media sosial. Isi seruan tersebut mengajak prajurit untuk mengutamakan kesetiaan kepada negara dan tidak menjalankan perintah yang dinilai bertentangan dengan hukum.
Dalam hal ini, kreator menyinggung sebuah peristiwa yang diklaim terjadi di Polda Metro Jaya pada 9 Juli 2026. Ia juga mengaitkan peristiwa tersebut dengan penanganan perkara korupsi.
Seruan itu mengingatkan prajurit TNI agar tidak membiarkan loyalitas dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu. Kreator juga mengajak prajurit TNI berani menolak perintah yang dinilai keliru dan tetap menjunjung profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Selain itu, seruan tersebut menekankan bahwa setiap prajurit TNI memiliki tanggung jawab untuk melindungi masyarakat serta menjaga kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Pesan itu ditutup dengan ajakan agar prajurit TNI tetap setia kepada Merah Putih dan memegang teguh prinsip penegakan hukum.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






