JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menilai alokasi 20 persen anggaran pendidikan dari APBN sangat mencukupi untuk merealisasikan rencana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan biaya pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Menurut Abdul Fikri Faqih, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Abdul Fikri Faqih menyambut rencana Prabowo menggratiskan pendidikan negeri, termasuk kemungkinan penggunaan dana hasil penyitaan tindak pidana korupsi untuk mendukung pembiayaan program tersebut. Ia menilai pendidikan gratis merupakan kebijakan yang paling dinantikan masyarakat karena persoalan bangsa dapat ditekan melalui peningkatan kualitas pendidikan.
“Inilah kebijakan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Pendidikan gratis. Karena penyelesaian problematika bangsa itu sangat strategis bila dimulai dari pendidikan, ini sudah disadari bersama,” kata Abdul Fikri Faqih dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Abdul Fikri Faqih mengatakan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) telah melakukan penghitungan terkait skema pendanaan pendidikan gratis. Berdasarkan perhitungan tersebut, alokasi 20 persen APBN untuk sektor pendidikan dinilai tidak hanya mampu membiayai sekolah negeri, tetapi juga membuka peluang pendidikan gratis bagi institusi swasta.
“Dengan 20 persen anggaran pendidikan dari APBN sebagaimana amanat konstitusi kita, maka FPKS sudah menghitung dari SD sampai Perguruan Tinggi (PT), bahkan tidak hanya negeri, tapi swasta juga bisa gratis,” tegasnya.
Menurut Abdul Fikri Faqih, pelaksanaan kebijakan pendidikan gratis juga akan memiliki landasan yang semakin kuat pada 2027. Postur APBN tahun tersebut akan mulai melaksanakan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 03/XXII/2024 yang mewajibkan biaya pendidikan tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, digratiskan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026). Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk merumuskan kebijakan pendidikan negeri gratis mulai SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






