PACITAN, CerminDemokrasi.com – Kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menyisakan ancaman bencana yang perlu diantisipasi menjelang musim penghujan. Retakan tanah yang muncul maupun retakan lama yang semakin melebar di kawasan perbukitan dan tebing berpotensi meningkatkan risiko longsor ketika hujan mulai mengguyur wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, mengatakan kondisi tanah mengering selama musim kemarau telah memicu pelebaran retakan di sejumlah kawasan.
“Iya, dampak musim kemarau ini tanah menjadi kering, serta retakan tanah melebar dan panjang,” ujar Yagus Triarso, Kamis (8/10/2026).
Retakan pada bukit dan tebing menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi jalur masuk air hujan ke dalam tanah. Ketika air meresap melalui retakan, kestabilan tanah dapat terganggu dan meningkatkan potensi pergerakan tanah, terutama di kawasan dengan kondisi lereng yang rentan.
Menghadapi ancaman tersebut, BPBD Pacitan meminta warga yang tinggal di daerah rawan segera memeriksa kondisi tanah di sekitar rumah dan lingkungan mereka. retakan yang dinilai membahayakan, terutama yang berada dekat permukiman, didorong untuk segera ditutup sebelum hujan turun.
“Sebelum penghujan tiba, sebaiknya retakan yang berbahaya sudah ditutup,” kata Yagus Triarso.
BPBD juga mulai menggencarkan sosialisasi langkah antisipasi longsor sebagai respons atas dampak kemarau panjang. Kewaspadaan dinilai penting karena kondisi geografis Pacitan yang didominasi perbukitan membuat sejumlah wilayah berpotensi menghadapi ancaman longsor saat memasuki musim hujan.
Selain menutup retakan yang berbahaya, masyarakat diminta membersihkan saluran air di sekitar rumah, sungai-sungai kecil, tebing, dan lahan. Saluran yang tersumbat dapat menghambat aliran air ketika hujan turun, sehingga pemeriksaan jalur drainase menjadi bagian penting dari upaya mengurangi risiko bencana.
Yagus Triarso berharap awal musim penghujan di Pacitan berlangsung secara bertahap, bukan langsung disertai hujan deras dengan intensitas tinggi. Namun, warga di kawasan rawan tetap perlu meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan retakan tanah yang membesar atau menunjukkan tanda pergerakan.
“Semoga awal musim penghujan nanti, hujannya bertahap,” pungkasnya.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






