GARUT, CerminDemokrasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut resmi membuka Cafe Integrasi Kejo Comot sebagai salah satu wujud nyata pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kalapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, bersama H. Robby selaku owner Cafe Integrasi Kejo Comot , yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kalapas Garut, Rusdedy menyampaikan, “Cafe Integrasi Kejo Comot ini bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi sebuah langkah maju dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui program ini, kami berharap mereka memiliki bekal keterampilan, rasa percaya diri, dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Selain itu, hadirnya kafe ini juga menjadi simbol perubahan wajah Lapas agar lebih terbuka, humanis, dan dekat dengan masyarakat.”
Kehadiran Cafe Integrasi Kejo Comot ini memiliki dua tujuan utama, yaitu:
1.) Membina dan melatih WBP agar memiliki rasa percaya diri serta keterampilan kerja yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
2.) Menghapus paradigma lama tentang wajah Lapas yang menyeramkan, dengan menghadirkan suasana positif, terbuka, dan penuh karya nyata.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan Lapas Garut terus menjadi wadah pembinaan yang humanis, edukatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi reintegrasi sosial WBP.
#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Dengan cara, ikuti saluran CerminDemokrasi.com di WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas.







