KOTA MEDAN, CerminDemokrasi.com – Sebuah pernyataan yang menyerukan toleransi antarumat beragama di Kota Medan menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Dalam pernyataan tersebut, seorang warga Muslim mengingatkan bahwa tujuan beragama adalah untuk menciptakan kedamaian, bukan memicu konflik.

Ia menyoroti polemik penjualan daging babi yang belakangan menjadi perdebatan. Menurutnya, masyarakat perlu menyikapi perbedaan dengan sikap saling menghormati dan tidak memperbesar persoalan yang dapat memicu perpecahan.

Ia juga mencontohkan kehidupan sehari-hari yang berjalan berdampingan secara damai. Ia menyebut bahwa umat non-Muslim tidak mempersoalkan aktivitas ibadah umat Muslim, termasuk penggunaan pengeras suara di Masjid selama bulan Ramadan. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menunjukkan sikap toleransi yang sama.

Dalam pernyataannya, ia juga menekankan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki kehidupan dan keyakinannya masing-masing. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak bersikap sempit terhadap perbedaan yang ada.

Pernyataan tersebut ditutup dengan pesan damai dan ajakan untuk menjaga toleransi antarumat beragama di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus hidup berdampingan secara harmonis di Indonesia.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz