SUMATERA UTARA, CerminDemokrasi.com – Warga di Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, mengaku kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari setelah akses keluar masuk rumah mereka tertutup tembok selama sekitar dua pekan.

Penghuni rumah menyebut penutupan akses tersebut membuat mereka tidak dapat keluar masuk secara normal. Dalam keterangannya, mereka bahkan mengaku harus menerima makanan melalui celah sempit yang tersisa di bagian tembok.

Berdasarkan informasi yang beredar, ahli waris almarhum Tham Soon bersama istrinya, Tan Akie, menjadi pihak yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Mereka menduga penutupan akses jalan berkaitan dengan sengketa lahan di kawasan itu.

Warga juga menyampaikan dugaan adanya praktik mafia tanah dalam kasus tersebut. Selain itu, muncul dugaan keterlibatan oknum di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup. Mereka juga meminta pihak berwenang mengusut tuntas dugaan penyerobotan lahan yang disebut merugikan warga.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz