JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Dharma Pongrekun menyoroti keterlibatan Indonesia dalam School Meals Coalition, koalisi internasional yang mendorong penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah. Ia mempertanyakan tujuan kerja sama tersebut dan mengaitkannya dengan dugaan agenda global.

Dalam pernyataannya, Dharma menyebut School Meals Coalition melibatkan lebih dari 100 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia juga menyoroti target program tersebut hingga 2030.

Dharma menduga kerja sama itu bertujuan mengendalikan makanan anak-anak di berbagai negara. Ia menilai program makan di sekolah tidak hanya berkaitan dengan kebijakan lokal, tetapi juga agenda internasional.

Namun, dugaan mengenai upaya pengendalian makanan tersebut merupakan klaim Dharma. Informasi yang tersedia dalam pernyataannya belum menunjukkan bukti yang mendukung dugaan itu.

School Meals Coalition sendiri merupakan inisiatif internasional yang mendorong pemerintah memperluas akses anak-anak terhadap makanan bergizi di sekolah. Indonesia bergabung dengan koalisi tersebut pada 2025, sejalan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).