JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Pemerintah Indonesia menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dengan harga sekitar Rp13.500 per liter, harga ini tercatat lebih mahal dari harga jual BBM negara lain. Namun negara tetap mengalami kerugian hingga mencapai 982 triliun rupiah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebaliknya, negara Malaysia justru mampu meraup keuntungan hingga 280 triliun rupiah, hanya dengan menjual BBM serupa dengan harga jauh lebih murah, yakni sekitar Rp7.800 per liter.

Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan besar: mengapa Indonesia masih merugi meski harga jualnya sudah lebih tinggi dari negara lain?

Faktor subsidi energi, biaya produksi, hingga perbedaan kebijakan pengelolaan migas di masing-masing negara menjadi kunci untuk memahami fenomena ini.

Menurut kalian bagaimana guy’s…?

#Simak berita-berita CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu. Ikuti saluran WhatsApp:
https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya, kemudian klik tautan/link WhatsApp Channel diatas