WONOGIRI, CerminDemokrasi.com – Keberadaan dua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang berdiri saling berhadapan menuai sorotan publik. Kondisi ini dinilai tidak mencerminkan perencanaan yang matang dalam pembangunan ekonomi desa.

Warga mempertanyakan tujuan pendirian Kopdes Merah Putih tersebut. Mereka menilai kebijakan ini tidak tepat sasaran dan justru menimbulkan kesan persaingan, seperti bisnis ritel modern.

Situasi ini memicu kritik terhadap pemerintah. Publik meminta evaluasi agar program Kopdes Merah Putih benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa, bukan sekadar proyek menghabiskan uang negara tanpa arah yang jelas.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz