YOGYAKARTA, CerminDemokrasi.com – Pembubaran ibadah gereja di Bantul, Yogyakarta, kembali menjadi sorotan publik. Dalam video yang beredar di media sosial, aparat kepolisian terlihat berada di lokasi saat terjadi aksi dorong-mendorong antara massa dan pengurus gereja.

Situasi tersebut memicu kritik dari sejumlah pihak. Mereka menilai aparat seharusnya mengambil tindakan untuk mencegah kericuhan, bukan hanya menyaksikan atau menonton kejadian di lokasi.

Dalam pernyataan yang beredar, polisi dinilai memiliki kewenangan dan tanggung jawab menjaga keamanan serta memisahkan pihak-pihak yang terlibat konflik. Kritik itu juga menyoroti sikap aparat yang dianggap kurang sigap saat situasi memanas.

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Banyak pihak meminta aparat bertindak lebih tegas dalam menjaga ketertiban dan melindungi hak masyarakat untuk menjalankan ibadah.

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz