JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Menteri Agama menyampaikan pandangannya mengenai profesi guru dalam sebuah pernyataan yang beredar di media sosial. Ia menekankan bahwa tujuan utama seorang guru adalah mendidik dan mencerdaskan anak bangsa, bukan mengejar keuntungan materi.

Dalam pernyataannya, Menteri Agama mengatakan guru memiliki tanggung jawab yang mulia karena berperan dalam membentuk generasi penerus. Menurutnya, semangat pengabdian menjadi salah satu nilai yang melekat pada profesi tersebut.

“Maka itu jangan ikut-ikutan seperti para pedagang. Sebab guru tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak-anak orang. Kalau mau cari uang ya jadi pedagang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan beragam respons di media sosial. Sebagian warganet menilai ucapan itu mengingatkan kembali bahwa profesi guru merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, tidak sedikit yang berpendapat bahwa pengabdian seharusnya tetap diiringi dengan jaminan kesejahteraan yang layak bagi para tenaga pendidik.

Sejumlah pengguna media sosial juga mengaitkan pernyataan tersebut dengan kondisi sebagian guru yang masih menerima penghasilan rendah, khususnya guru honorer. Mereka menilai peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesejahteraan guru.