KALIMANTAN, CerminDemokrasi.com – Penolakan pembangunan gereja Katolik di Kalimantan Barat menjadi perhatian publik di media sosial. Situasi tersebut memicu reaksi dari sejumlah masyarakat Dayak yang disebut turun langsung ke lokasi terkait polemik tersebut.
Dalam pernyataan yang beredar, masyarakat Dayak menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan. Mereka juga mengingatkan agar tidak ada tindakan intoleran yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
Polemik tersebut kemudian memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Banyak pihak mendukung sikap yang mengedepankan toleransi dan menghormati hak setiap warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
Isu penolakan rumah ibadah belakangan memang kerap menjadi perhatian publik dan memicu diskusi soal kebebasan beragama di Indonesia.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






