KOTA BEKASI, CermnDemokrasi.com – Kawasan kolong Flyover Cipendawa, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mulai bersolek menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV. Sebanyak 14 tiang flyover dipercantik melalui lomba lukis mural bertema WALKER (Wall Keren) yang melibatkan warga dari 13 tim perwakilan RW dan satu tim Karang Taruna. Kolaborasi masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dan Nippon Paint ini menjadi upaya mengubah kawasan yang kerap dipandang kumuh menjadi ruang publik yang lebih menarik dan produktif.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto turun langsung meninjau sekaligus menilai karya mural para peserta. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Nadih Arifin serta Lurah Bojong Menteng, Kodriana. Tri Adhianto mengapresiasi keterlibatan warga yang dinilai mampu menghadirkan perubahan lingkungan melalui kreativitas dan kerja bersama, bukan semata-mata mengandalkan pembangunan fisik oleh pemerintah.
Tri Adhianto menegaskan, kolong jembatan tidak seharusnya identik dengan kawasan kumuh dan terbengkalai. Dengan penataan yang tepat, ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, rekreasi, hingga olahraga. Di kawasan Flyover Cipendawa, fasilitas lapangan basket dan skate park telah tersedia untuk mendukung aktivitas warga, khususnya anak-anak dan generasi muda.
Penataan kawasan itu tidak berhenti pada pengecatan mural. Pemkot Bekasi berencana menambah bangku taman yang dilengkapi fasilitas permainan masyarakat, seperti catur dan ludo. Penambahan sarana tersebut diharapkan membuat kawasan kolong flyover lebih nyaman untuk berkumpul dan berinteraksi, sekaligus memperluas pilihan kegiatan positif bagi warga Rawalumbu dan sekitarnya.
Pemkot Bekasi juga merencanakan kawasan kolong Flyover Cipendawa sebagai lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di wilayah Rawalumbu. Jika terealisasi, kawasan ini berpotensi menjadi pusat aktivitas warga pada hari libur, mulai dari olahraga hingga rekreasi keluarga. Namun, keberlanjutan penataan akan bergantung pada pengelolaan fasilitas, kebersihan, keamanan, dan keterlibatan masyarakat setelah kawasan tersebut selesai dipercantik.
Tri Adhianto menekankan, pembangunan ruang publik dan fasilitas olahraga harus berjalan seiring dengan pembinaan generasi muda sejak usia dini. Menurutnya, ketersediaan sarana harus dimanfaatkan untuk membantu anak-anak mengembangkan bakat, membangun kebiasaan hidup sehat, dan mengejar prestasi. Ia menyebut Kota Bekasi telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana olahraga, termasuk fasilitas bertaraf internasional, yang perlu dioptimalkan penggunaannya.
Lomba mural WALKER menjadi salah satu contoh bagaimana partisipasi warga dapat mengubah wajah ruang kota yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Tantangan berikutnya adalah memastikan kolong Flyover Cipendawa tidak sekadar indah saat menyambut Porprov Jabar XV, tetapi juga terawat dan terus hidup sebagai ruang publik. Dengan penataan berkelanjutan, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi tempat berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bekasi.
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz






