JAKARTA, CerminDemokrasi.com – Usulan penambahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sindiran di tengah berulangnya kasus dugaan keracunan makanan. Seorang netizen mengkritik usulan tersebut dan menilai pemerintah perlu lebih serius membenahi kualitas pelaksanaan program.

Kritik itu muncul setelah anggota DPD RI, Abdul Kholik mengusulkan kenaikan anggaran bahan makanan MBG. Ia menilai anggaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi perlu ditinjau dan mengusulkan kenaikan menjadi Rp15.000 hingga Rp20.000. Menurutnya, tambahan anggaran dapat membantu penyediaan bahan makanan yang lebih berkualitas.

Menanggapi usulan itu, komentator tersebut melontarkan sindiran, “Jangan anggaran yang ditambah, otak tuh ditambahin kualitasnya.” Ia menilai persoalan keracunan tidak cukup diselesaikan dengan menambah anggaran, tetapi juga membutuhkan perbaikan dalam pengelolaan makanan.

Ia juga membandingkan harga makanan di warteg dengan anggaran bahan makanan MBG. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan makanan yang dibagikan kepada anak-anak aman dikonsumsi, terlebih kasus dugaan keracunan terus menjadi perhatian masyarakat.

Komentator itu kemudian mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pemberian uang makan secara langsung kepada penerima manfaat. Ia menyarankan pembagian dana sebesar Rp15.000 per anak setiap minggu sebagai alternatif pelaksanaan program MBG.

Sindiran tersebut mencerminkan kekecewaan terhadap persoalan keamanan pangan dalam program yang menyasar anak-anak. Namun, penambahan anggaran maupun pemberian uang secara langsung tetap memerlukan kajian mengenai kecukupan gizi, pengawasan, dan efektivitas pelaksanaannya.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz