LAMONGAN, CerminDemokrasi.com – Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menegaskan kesiapan skuad Laskar Joko Tingkir dalam menghadapi perubahan jadwal pertandingan liga yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Perubahan ini menggeser waktu kick-off dari jadwal reguler sore hari menjadi pukul 20.30 WIB untuk menyesuaikan waktu ibadah para pemain.

Bima Sakti menilai adaptasi jadwal malam bukanlah hal baru bagi para pemainnya yang sudah memiliki jam terbang tinggi di kompetisi profesional. Mayoritas pemain telah terbiasa berganti klub di Liga 1 maupun Liga 2 sehingga pola pertandingan saat puasa bukan menjadi kendala besar.

“Kalau menurut saya, pemain sudah biasa ya. Ini juga bukan hanya terjadi di putaran ketiga saja,” ujar Bima Sakti saat memberikan keterangan pada Selasa (10/2/2026).

Bima Sakti menambahkan, bahwa pengalaman berpindah tim membuat mentalitas pemain sangat siap menghadapi pola pertandingan di malam hari.

“Mereka sudah beberapa kali pindah-pindah tim, baik di Liga 1 maupun Liga 2, jadi sudah terbiasa dengan pola pertandingan di bulan puasa yang dimainkan malam hari,” tuturnya.

Meskipun sudah terbiasa, pelatih kelahiran Balikpapan ini tidak memungkiri bahwa bertanding pada malam hari saat Ramadhan memberikan tantangan fisik yang nyata. Tim pelatih memberikan perhatian khusus pada kondisi fisik pemain yang harus tetap prima setelah menjalani ibadah puasa seharian penuh.

“Pertandingan malam pasti berat karena mereka habis berpuasa. Tapi saya yakin semua pemain sudah punya pengalaman menghadapi situasi seperti ini,” ungkap Bima Sakti dengan nada optimis.

Demi menjaga stabilitas performa, manajemen teknis Persela melakukan modifikasi terhadap intensitas serta waktu pelaksanaan sesi latihan rutin harian. Langkah adaptif ini diambil agar kondisi kebugaran pemain tidak merosot tajam akibat perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadhan.

“Yang paling penting sekarang kita adaptasi. Latihan juga kita sesuaikan supaya pemain tetap siap dan tidak drop kondisinya,” jelas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Fokus tim saat ini kembali diarahkan sepenuhnya pada persiapan teknis menjelang laga tandang krusial dalam lanjutan putaran ketiga kompetisi. Persela Lamongan dijadwalkan akan menantang tuan rumah PSIS Semarang di markas lawan pada 15 Februari mendatang.

“Kita fokus lagi ke putaran ketiga. Masih ada beberapa hari sebelum pertandingan,” ungkap Bima Sakti saat menjelaskan rencana jangka pendek timnya.

Jeda singkat kompetisi yang baru saja berlalu dimanfaatkan untuk memulihkan kebugaran pemain agar mereka bisa tampil meledak di laga-laga selanjutnya.

“Mudah-mudahan pemain bisa cepat kembali setelah libur dan kondisi mereka bisa membaik lagi,” tutupnya.

 

#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz