KOTA BEKASI, CerminDemokrasi.com – Perhatian pemerintah dinilai sangat krusial dalam upaya mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi masyarakat, utamanya bagi para pemilik usaha kecil di Kota Bekasi. Peran aktif pemerintah sebagai regulator, fasilitator dan stimulator dapat menjadi kunci stabilitas pemberdayaan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Bagaimana pemerintah mengorientasikan optimalisasi ekonomi digital untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, terkhusus di Aren Jaya. Perlu ada stimulasi dari pemerintah untuk meningkatkan kapasitas warga,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, usai reses di RW 010, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, peran pemerintah melalui dinas terkait dalam memberikan pelatihan digital marketing dinilai penting untuk mendukung generasi muda berwirausahan, salah satunya, melalui pemanfaatan gadget. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Dinas UMKM mengenai hal tersebut.
Selain itu, ia juga telah menginisiasi program tenaga kerja mandiri yang akan dimasukkan kedalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) tahun ini. Program tersebut bertujuan memberikan bantuan kepada masyarakat dan pelaku UMKM yang kekurangan modal.
“Warga yang sudah punya usaha tetapi kekurangan permodalan, pemerintah bisa berikan bantuan. Bagi yang baru akan memulai tetapi punya potensi, pemerintah memberikan stimulasi berupa permodalan,” terangnya.
Secara teknis, program itu akan mengadopsi skema kelompok di tingkat RW, di mana satu kelompok terdiri dari 20 orang akan diberikan bantuan permodalan sebesar Rp20 juta untuk pengembangan usaha.
“Saya punya beberapa kelompok di satu RW yang dapat bantuan dari pemerintah untuk membuat bisnis dan ternyata berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Lebihlanjut, politisi PKB ini juga menyoroti program UMKM di Kota Bekasi yang dinilainya masih bersifat seremonial. Dirinya berharap, pemerintah dapat lebih fokus pada program nyata yang menyentuh kebutuhan bagi para pelaku UMKM.
“UMKM di Kota Bekasi ini muncul tenggelam. Sekalinya muncul, tidak lebih dari kegiatan seremonial. Bagaimana pemerintah bisa lebih fokus, terkhusus dengan banyaknya aspirasi warga yang sudah punya bisnis tetapi kekurangan permodalan,” tandasnya.
Dirinya berharap, adanya dua program tersebut dapat meningkatkan daya saing UMKM di Kota Bekasi, sekaligus membuka lapangan kerja baru guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
(Adv/Humas DPRD Kota Bekasi/CDcom)
#Simak berita-berita update CerminDemokrasi.com lainnya di ponselmu, dengan cara ikuti/klik link dibawah ini 👇:
1.) Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbBQrtFBqbr2Tw270h2v
2.) Halaman Facebook: https://www.facebook.com/share/18Amh9QUv4/
3.) Channel Youtube: https://www.youtube.com/@CerminDemokrasiOfficial
4.) Channel Instagram: https://www.instagram.com/cermindemokrasiofficial?igsh=ZzF6djc2YjU0a2k2
5.) Channel Tiktok: https://www.tiktok.com/@cermindemokrasiofficial?_r=1&_t=ZS-924Eyf2x8uz







